WeCreativez WhatsApp Support
Our customer support team is here to answer your questions. Ask us anything!
Hi, how can I help?

Category: Events

Christmas Celebration 2019

Hari Natal adalah hari-hari yang selalu ditunggu oleh banyak orang tidak terkecuali dengan anak-anak. Natal yang memiliki arti kelahiran selalu dirayakan dengan sukacita oleh orang di berbagai dunia. Pada 18 Januari 2020 kemarin, SMI School juga ikut merayakan Natal bersama. Bersama dengan keluarga melakukan berbagai macam kegiatan dan menyantap berbagai hidangan dengan hangat.

 

  

Natal memiliki  berbagai macam makna bagi setiap orang namun bagi umat Nasrani di seluruh dunia natal memiliki arti sebagai kelahiran Yesus Kristus ke dunia. KelahiranNya sebagai tanda bahwa hal tersebut sebagai berkah bagi seluruh umat manusia karena diyakini untuk menebus manusia yang telah berdosa. Namun di era yang semakin modern ini, makna dari natal sendiri telah hilang sedikit demi sedikit dengan kemewahan di dunia daripada makna dari Natal itu sendiri.

Di dalam acara SMI School ini juga diceritakan tentang makna Natal itu sendiri dan ditampilkan pula drama dalam kehidupan sehari-hari agar setiap orang yang hadir dapat memahami kehangatan di hari Natal. Anak-anak juga tampak antusias dalam menyambut hari Natal dan banyak dari mereka yang mengacungkan jari mereka untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan seputar hari Natal. Di dalam acara ini anak-anak dari berbagai macam usia juga menampilkan berbagai tarian, nyanyian serta permainan musik mereka. PG dan KG yang menampilkan tarian mereka dan anak-anak SD berseragam putih bernyanyi untuk mengingatkan setiap orang yang mendengar tentang arti dari hari Natal.

Di pertengahan acara ini, anak-anak juga diberikan lilin-lilin kecil untuk menunjukkan bahwa mereka adalah generasi terang yang akan membawa masa depan bangsa. Tidak sampai di saat itu saja, di dalam Natal ini ada berbagai macam lomba dan anak-anak diminta untuk menjawab pertanyaan agar dapat memenangkan berbagai macam hadiah. Banyak anak yang bersemangat untuk menjawab dan mengikuti lomba Natal ini. Tidak ketinggalan di akhir acara ini banyak anak menerima berbagai hadiah dan diharapkan semoga hadiah yang diberikan kepada anak-anak dapat membawa sukacita, damai dan makna hari Natal.

Spirit Of Warrior Kid

Pada tanggal 10 Januari 2020, SMI School mengadakan Spirit of Warrior bersamaan dengan Thanksgiving. Kegiatan ini dimulai dari jam 7 pagi hingga siang hari. Kegiatan yang dilakukan pun bermacam-macam. Pagi hari anak-anak memulainya dengan doa bersama, kemudian di lanjutkan dengan acara drama yang disesuaikan dengan usia anak dan meninggalkan jejak makna yang baik kepada anak-anak. Spirit of Warrior Kid ini diadakan guna untuk mengajari anak untuk memiliki daya juang seperti prajurit dan mempunyai tujuan. Jika anak diajarkan sejak kecil untuk memiliki daya juang maka anak akan mempunyai visi dan konsisten kepada tujuan yang ada. Motivasi dan kepercayaan diri harus dimulai dari diri sendiri dan lingkungan yang sebagai penunjang harus selaras. Tidak ada kata terlambat untuk melakukan upaya agar anak memiliki karakter yang baik dan sadar perlunya semakin dewasa serta Anda sebagai orangtua harus memiliki upaya juga untuk membentuk karakter anak.

Lewat acara Spirit of Warrior inilah, anak dilatih untuk memiliki sikap tegas,disiplin dan memiliki tanggung jawab bahkan pada tugas kecil atau sederhana. Sikap seorang prajurit juga pantang menyerah, tidak mudah menyerah dengan rintangan dan tantangan yang menghardik mereka. Maka dari itu, pantang menyerah adalah sikap yang harus dimiliki anak sejak dini dimana anak diajarkan untuk tidak mudah putus asa dan sikap ini harus dilakukan secara bersama dengan perasaan yang optimis dan mudah untuk bangkit dari keterpurukkan.

Kunci untuk mengajarkan sikap daya juang ini haruslah diajarkan sejak masa anak-anak dan Anda sebagai orangtua dapat turut serta untuk membantu anak. Mungkin akan ada masa dimana anak akan mengalami kegagalan, namun ingatkan mereka untuk menjadikan bebatuan dari rintangan yang mereka hadapi sebagai kesempatan untuk mempelajari hal baru dan memperbaikinya kembali. Fokus kepada hambatan tidak akan membuat anak maju, belajar untuk memberikan arahan agar anak berpikir bahwa ia bisa dan berhasil sangatlah perlu orangtua lakukan. Di balik kerja keras ini kita juga janganlah lupa untuk berdoa dan mengucap syukur kepada Tuhan.

Membuat Pizza Kreasi Sendiri Di Pizza Hut

Beberapa waktu yang lalu anak-anak CMC School mengadakan program field trip Pizza Hut. Tujuan dari field trip ini adalah agar anak dapat mengenal dunia luar yang tidak diajarkan di dalam kelas hingga membuat anak mencari tahu informasi baru yang akan menambah wawasan dan pengetahuan anak. Antusiasme anak-anak CMC School terasa sejak awal karena pizza adalah makanan yang cukup disukai oleh banyak orang. Di dalam kunjungan ini, anak-anak tidak sekedar membuat pizza saja tetapi mereka juga dapat melakukan aktivitas lainnya seperti bernyanyi, mewarnai, dan meal time. Anak-anak juga dilengkapi beberapa peralatan dari Pizza Hut seperti topi, apron, dan sarung tangan ala chef Piazza Hut. Setelah diberi perlengkapan, anak-anak dipersilahkan masuk ke dalam dapur dan membuat pizza dan dibagi menjadi beberapa kloter.

 

Kloter yang belum mendapat gilirannya dapat menunggu giliran sambil menggambar. Anak-anak yang mendapat kesempatan terlebih dahulu ke dapur diminta untuk mencuci tangan terlebih dahulu. Lalu mereka dipakaikan sarung tangan untuk menjaga makanan agar tetap higienis. Setiap anak diberikan satu buah adonan untuk dibentuk menjadi pizza. Kemudian mereka dapat meletakkan topping ke pizza mereka dan mereka dapat berkreasi dengan bahan-bahan yang disediakan seperti sosis, keju mozzarella, dan daging giling. Kegiatan ini dapat melatih motorik dan sensorik halus di tangan mereka. Pizza pun di panggang selama kurang lebih 7 menit dan sambil menunggu, mereka kembali ke sebuah ruangan khusus di lantai 2 sambil melanjutkan aktivitas mereka yaitu meal time.

 

 

Pizza yang sudah matang pun segera anak-anak lahap dengan cepat. Setelah makan, anak-anak menjadi lebih mengenal pekerjaan sebagai seorang koki dan anak-anak membayar sendiri Pizza yang mereka buat untuk memahami pekerjaan seorang kasih. Anak-anak pun tampak senang sampai acara usai dan perjalanan ini pun memberikan manfaat yang baik bagi anak-anak untuk ke depannya. Field trip ini sangatlah bagus untuk menambah pengalaman si kecil dan terlebih lagi anak dapat merasa senang dalam melakukan perjalanan ini.

Open House Primary School

Pada hari Sabtu kemarin SMI School mengadakan Bazaar dan Class Presentation yang dimulai dari jam 8 sampai jam 1 siang. Kegiatan yang dilakukan oleh anak-anak sangatlah banyak, dan salah satu kegiatan yang menarik adalah anak-anak berjualan. Kegiatan berjualan ini meningkatkan kreativitas anak, sosial dan komunikasi yang baik. Jajanan di sekolah pun banyak dijual oleh anak-anak. Ada makanan seperti empek-empek, pizza, siomay, nasi goreng, dan sebagainya. Di dalam open house ini terdapat juga presentasi di kelas untuk menceritakan tentang pahlawan-pahlawan Indonesia. Presentasi dilakukan dengan beberapa peraga dan drama yang dilakukan oleh anak-anak di dalam setiap kelompok.

 

Anak yang melakukan presentasi adalah anak kelas tiga hingga kelas enam, sedangkan anak kelas satu dan dua melakukan kegiatan mewarnai saat acara ini berlangsung.

Kegiatan mewarnai ini dilakukan dari jam 8 sampai jam 10, kemudian kegiatan ini dilanjutkan dengan melakukan pemilihan suara untuk anak kelas tiga hingga kelas enam. Setelah kegiatan ini, anak-anak kelas satu dan dua dapat membeli barang yang dijual di dalam bazaar. Bazaar ini diikuti oleh semua kelas dan orang tua pun ikut turut hadir dalam acara ini. Di dalam bazaar ini, guru SMI pun juga turut mencoba berbagai macam makanan dan barang yang dijual. Banyak anak-anak yang antusias mengikuti kegiatan ini dan belajar berkomunikasi dengan orang yang baru dikenal.

 

Kegiatan ini berlanjut hingga pukul 12 siang, kemudian anak-anak beristirahat sambil mendengarkan pesan-pesan yang disampaikan oleh guru dan kepala sekolah SMI. Setelah mendengakan pengumuman, anak-anak SMI School menunggu hasil dari penilaian bazaar dan class presentation yang telah mereka lakukan dari pagi. Penilaian bazaar dilakukan dengan memberikan suara dan meletakkannya di kotak suara yang bertempat di lantai dua gedung SMI School. Pemilihan suara ini terbuka oleh umum, tidak hanya anak kelas satu dan dua yang boleh menilai, tapi orang tua maupun orang luar yang mengikuti bazaar ini dapat memberikan penilaian kepada anak-anak yang mengikuti bazaar. Setelah selesai beristirahat, kepala sekolah pun mengumumkan para pemenang di acara ini.

Leadership Training

Minggu lalu,SMI School mengadakan leadership training yang diikuti oleh anak-anak dari kelas 1 hingga 6 SD. Kelas 1-3 Sd dilakukan pada tanggal 17-18 Oktober di Surabaya,sedangkan kelas 4-6 SD dilakukan di Kediri. Leadership ini digunakan untuk memunculkan jiwa kepimpinan dari anak-anak sedari kecil guna mempersiapkan anak-anak di masa depan.

Menurut Wahjosumidjo, kepemimpinan adalah seseorang yang memiliki kemampuan berbeda dan memiliki sifat tertentu yaitu kepribadian,kemampuan, dan kesanggupan. Kepimpinan tidak akan dapat dipisahkan dengan gaya perilaku, interaksi dengan orang lain dan situasi yang ada. Tujuan adanya pelatihan kepimpinan ini sangatlah banyak, seperti :

 

  1. Mencapai Target

Kepimpinan dibutuhkan untuk mencapai sebuah tujuan dan kita bisa mengetahuinya dari jiwa kepimpinan seseorang. Seorang pemimpin akan terjun langsung membantu timnya agar mencapai target dengan waktu yang tepat.

 

  1. Memotivasi Orang Lain

Tujuan lainnya adalah membuat orang termotivasi untuk ikut mengambil bagian dalam mencapai tujuan yang diinginkan

 

  1. Mempelajari dan Menyelesaikan Masalah

Dengan adanya pelatihan kepemimpinan maka anak akan berlatih untuk menganalisa mana yang baik dan beberapa kemampuan yang dimilikinya. Serta menjadi anak yang mampu menyelesaikan masalah dan mencari peluang.

  1. Komunikasi yang bagus

Ada berbagai cara dalam pemimpin berkomunikasi dengan timnya. Yang terpenting dalam berkomunikasi dengan tim adalah pemimpin dapat membuat timnya memahami apa yang perlu dilakukan atau dikerjakan demi mencapai target. Adanya detail job yang jelas dan komunikasi yang tepat ketika pemimpin menjelaskan targetnya dengan tim.

  1. Mempunyai strategi

Ketika menjadi seorang pemimpin, ia harus memiliki visi jangka panjang, di dalam pelatihan kepemimpinan ini anak-anak juga diajarkan untuk menghindari kesalahan fatal.

  1. Memiliki Sifat Membangun

Seorang pemimpin yang baik haruslah terus belajar untuk memiliki sifat positif dan dapat membangun rekan atau patner sekerjanya.

 

Itulah beberapa manfaat pelatihan kepemimpinan di dalam SMI School. Orangtua juga dapat mengajarkan anak untuk belajar menjadi pemimpin di masa depan yang mampu bekerjasama dengan yang lain dan membawa dampak positif bagi sekitar