WeCreativez WhatsApp Support
Our customer support team is here to answer your questions. Ask us anything!
Hi, how can I help?

Category: Events

Membuat Pizza Kreasi Sendiri Di Pizza Hut

Beberapa waktu yang lalu anak-anak CMC School mengadakan program field trip Pizza Hut. Tujuan dari field trip ini adalah agar anak dapat mengenal dunia luar yang tidak diajarkan di dalam kelas hingga membuat anak mencari tahu informasi baru yang akan menambah wawasan dan pengetahuan anak. Antusiasme anak-anak CMC School terasa sejak awal karena pizza adalah makanan yang cukup disukai oleh banyak orang. Di dalam kunjungan ini, anak-anak tidak sekedar membuat pizza saja tetapi mereka juga dapat melakukan aktivitas lainnya seperti bernyanyi, mewarnai, dan meal time. Anak-anak juga dilengkapi beberapa peralatan dari Pizza Hut seperti topi, apron, dan sarung tangan ala chef Piazza Hut. Setelah diberi perlengkapan, anak-anak dipersilahkan masuk ke dalam dapur dan membuat pizza dan dibagi menjadi beberapa kloter.

 

Kloter yang belum mendapat gilirannya dapat menunggu giliran sambil menggambar. Anak-anak yang mendapat kesempatan terlebih dahulu ke dapur diminta untuk mencuci tangan terlebih dahulu. Lalu mereka dipakaikan sarung tangan untuk menjaga makanan agar tetap higienis. Setiap anak diberikan satu buah adonan untuk dibentuk menjadi pizza. Kemudian mereka dapat meletakkan topping ke pizza mereka dan mereka dapat berkreasi dengan bahan-bahan yang disediakan seperti sosis, keju mozzarella, dan daging giling. Kegiatan ini dapat melatih motorik dan sensorik halus di tangan mereka. Pizza pun di panggang selama kurang lebih 7 menit dan sambil menunggu, mereka kembali ke sebuah ruangan khusus di lantai 2 sambil melanjutkan aktivitas mereka yaitu meal time.

 

 

Pizza yang sudah matang pun segera anak-anak lahap dengan cepat. Setelah makan, anak-anak menjadi lebih mengenal pekerjaan sebagai seorang koki dan anak-anak membayar sendiri Pizza yang mereka buat untuk memahami pekerjaan seorang kasih. Anak-anak pun tampak senang sampai acara usai dan perjalanan ini pun memberikan manfaat yang baik bagi anak-anak untuk ke depannya. Field trip ini sangatlah bagus untuk menambah pengalaman si kecil dan terlebih lagi anak dapat merasa senang dalam melakukan perjalanan ini.

Open House Primary School

Pada hari Sabtu kemarin SMI School mengadakan Bazaar dan Class Presentation yang dimulai dari jam 8 sampai jam 1 siang. Kegiatan yang dilakukan oleh anak-anak sangatlah banyak, dan salah satu kegiatan yang menarik adalah anak-anak berjualan. Kegiatan berjualan ini meningkatkan kreativitas anak, sosial dan komunikasi yang baik. Jajanan di sekolah pun banyak dijual oleh anak-anak. Ada makanan seperti empek-empek, pizza, siomay, nasi goreng, dan sebagainya. Di dalam open house ini terdapat juga presentasi di kelas untuk menceritakan tentang pahlawan-pahlawan Indonesia. Presentasi dilakukan dengan beberapa peraga dan drama yang dilakukan oleh anak-anak di dalam setiap kelompok.

 

Anak yang melakukan presentasi adalah anak kelas tiga hingga kelas enam, sedangkan anak kelas satu dan dua melakukan kegiatan mewarnai saat acara ini berlangsung.

Kegiatan mewarnai ini dilakukan dari jam 8 sampai jam 10, kemudian kegiatan ini dilanjutkan dengan melakukan pemilihan suara untuk anak kelas tiga hingga kelas enam. Setelah kegiatan ini, anak-anak kelas satu dan dua dapat membeli barang yang dijual di dalam bazaar. Bazaar ini diikuti oleh semua kelas dan orang tua pun ikut turut hadir dalam acara ini. Di dalam bazaar ini, guru SMI pun juga turut mencoba berbagai macam makanan dan barang yang dijual. Banyak anak-anak yang antusias mengikuti kegiatan ini dan belajar berkomunikasi dengan orang yang baru dikenal.

 

Kegiatan ini berlanjut hingga pukul 12 siang, kemudian anak-anak beristirahat sambil mendengarkan pesan-pesan yang disampaikan oleh guru dan kepala sekolah SMI. Setelah mendengakan pengumuman, anak-anak SMI School menunggu hasil dari penilaian bazaar dan class presentation yang telah mereka lakukan dari pagi. Penilaian bazaar dilakukan dengan memberikan suara dan meletakkannya di kotak suara yang bertempat di lantai dua gedung SMI School. Pemilihan suara ini terbuka oleh umum, tidak hanya anak kelas satu dan dua yang boleh menilai, tapi orang tua maupun orang luar yang mengikuti bazaar ini dapat memberikan penilaian kepada anak-anak yang mengikuti bazaar. Setelah selesai beristirahat, kepala sekolah pun mengumumkan para pemenang di acara ini.

Leadership Training

Minggu lalu,SMI School mengadakan leadership training yang diikuti oleh anak-anak dari kelas 1 hingga 6 SD. Kelas 1-3 Sd dilakukan pada tanggal 17-18 Oktober di Surabaya,sedangkan kelas 4-6 SD dilakukan di Kediri. Leadership ini digunakan untuk memunculkan jiwa kepimpinan dari anak-anak sedari kecil guna mempersiapkan anak-anak di masa depan.

Menurut Wahjosumidjo, kepemimpinan adalah seseorang yang memiliki kemampuan berbeda dan memiliki sifat tertentu yaitu kepribadian,kemampuan, dan kesanggupan. Kepimpinan tidak akan dapat dipisahkan dengan gaya perilaku, interaksi dengan orang lain dan situasi yang ada. Tujuan adanya pelatihan kepimpinan ini sangatlah banyak, seperti :

 

  1. Mencapai Target

Kepimpinan dibutuhkan untuk mencapai sebuah tujuan dan kita bisa mengetahuinya dari jiwa kepimpinan seseorang. Seorang pemimpin akan terjun langsung membantu timnya agar mencapai target dengan waktu yang tepat.

 

  1. Memotivasi Orang Lain

Tujuan lainnya adalah membuat orang termotivasi untuk ikut mengambil bagian dalam mencapai tujuan yang diinginkan

 

  1. Mempelajari dan Menyelesaikan Masalah

Dengan adanya pelatihan kepemimpinan maka anak akan berlatih untuk menganalisa mana yang baik dan beberapa kemampuan yang dimilikinya. Serta menjadi anak yang mampu menyelesaikan masalah dan mencari peluang.

  1. Komunikasi yang bagus

Ada berbagai cara dalam pemimpin berkomunikasi dengan timnya. Yang terpenting dalam berkomunikasi dengan tim adalah pemimpin dapat membuat timnya memahami apa yang perlu dilakukan atau dikerjakan demi mencapai target. Adanya detail job yang jelas dan komunikasi yang tepat ketika pemimpin menjelaskan targetnya dengan tim.

  1. Mempunyai strategi

Ketika menjadi seorang pemimpin, ia harus memiliki visi jangka panjang, di dalam pelatihan kepemimpinan ini anak-anak juga diajarkan untuk menghindari kesalahan fatal.

  1. Memiliki Sifat Membangun

Seorang pemimpin yang baik haruslah terus belajar untuk memiliki sifat positif dan dapat membangun rekan atau patner sekerjanya.

 

Itulah beberapa manfaat pelatihan kepemimpinan di dalam SMI School. Orangtua juga dapat mengajarkan anak untuk belajar menjadi pemimpin di masa depan yang mampu bekerjasama dengan yang lain dan membawa dampak positif bagi sekitar

 

Membangun Kreativitas Anak

Kreativitas adalah kegiatan yang penting dan tidak dapat dipisahkan dalam proses belajar anak-anak. Di zaman yang modern ini, seseorang meraih kesuksesan tidak lagi disebabkan oleh nilai secara akademik, namun kemampuan dalam membuat sebuah karya, kreatif mengeluarkan ide-ide baru dan mampu menarik perhatian masyarakat. Oleh karena hal tersebut PG CMC School membuat kegiatan untuk anak-anaknya guna mengembangkan kreativitas anak-anak dari kecil. Salah satu kegiatan yang dilakukan untuk mengembangkan kreativitas anak adalah mewarnai dan melukis sebuah batu.

                                                           

Di dalam kegiatan mewarnai batu ini, anak anak dapat berimajinasi seluas mungkin untuk membuat batu yang tampak biasa menjadi lebih berwarna. Peralatan yang digunakan pun juga sederhana guna menyesuaikan usia anak dan menjaga keamanan anak. Dengan berimajinasi anak akan terdorong untuk belajar bereksplorasi bentuk bentuk yang ada di dalam pikirannya. Manfaat dari mewarnai dan melukis bagi anak adalah dapat mengekspresikan apa yang dirasakan oleh si kecil, dan membantu anak untuk mengenal warna. Lewat kegiatan ini anak jiuga akan diajari untuk menggunakan alat warna dan melatih motorik anak dalam mengerjakan sesuatu di sekolah maupun di rumah.

Untuk mendukung si kecil dalam menumbuhkan kreativitasnya, orangtua dapat memuji hasil karya yang anak buat. Sebuah pujian dapat meningkatkan rasa percaya diri dan anak akan termotivasi untuk membuat sebuah karya lagi. Orangtua juga harus memberi dorongan kepada anak dan bijak dalam melarang, terkadang larangan yang diberi akan menumpulkan kreativitas anak.

Selain mewarnai, orangtua juga dapat memberikan informasi sebanyak-banyaknya untuk menumbuhkan kreavitas anak dengan membaca buku cerita, mengunjungi tempat bermain dan tempat yang anak sukai.

Kegiatan menyenangkan yang dapat dilakukan dengan anak adalah menggunting, mewarnai, menemukan benda, tebak gambar, tebak suara, berbagi humor dengan anak, dan menyeimbangkan fungsi sisi kanan serta kiri otak anak. Kegiatan lainnya dimana anak dapat bermain dan belajar adalah menambahkan kosakata agar anak tumbuh dengan perbendaharaan kata yang banyak. Orang tua juga dapat menumbuhkan kreativitas anak dengan mengajaknya melakukan kegiatan sehari-hari.                                

 

Belajar Dari Pabrik Bakteri Baik

Beberapa hari yang lalu di bulan September 2019, Senior Junior SMI mengadakan kunjungan ke pabrik Yakult. Pabrik Yakult ini berada di Kawasan Industri Mojekerto, Jawa Timur. Perjalanan panjang yang memakan waktu kurang lebih satu jam terbayarkan dengan wawasan yang bertambah dan melihat betapa modernnya sebuah pabrik Yakult. Setelah tiba di pabrik Yakult, para murid langsung mendapatkan penjelasan tentang produk Yakult, sejarah pembuatan Yakult dan komposisi yang berada dalam produk Yakult. Setelah cukup mendapatkan tambahan wawasan, para murid mulai diajak berkeliling melihat pabrik Yakult ini. Di dalam proses pembuatan Yakult, para murid dapat mengerti bahwa pabrik Yakult benar-benar menjaga agar produk ini tetap highenis dan enak untuk dikonsumsi. Wawasan tambahan yang diberikan juga membuat para murid mengerti bahwa kebersihan merupakan kunci utama dalam sebuah produk Yakult, dan apabila produknya tidak bersih atau highenis maka Yakult dapat segera rusak. Para pekerja pabrik juga memakai penutup mulut, kepala, dan menggunakan baju yang benar-benar khusus agar Yakult tidak terkontaminasi dengan bakteri lain. Bakteri yang digunakan dalam produk Yakult ini adalah bakteri baik L-Casei Shirota Strain.

 

Di dalam kunjungan ini, ada juga kesempatan murid untuk bertanya kepada para pekerja agar rasa penasaran mereka akan Yakult terpenuhi. Dari pertanyaan yang dikeluarkan, para murid banyak belajar mengenai standar pekerjaan dan pengelolaan Yakult. Tidak sekedar produk Yakult yang dijelaskan tapi kesehatan usus juga dijelaskan. Pengetahuan akan bakteri serta prosesnya dalam fermentasi juga menjadi menarik untuk dipahami oleh para murid. Para murid menyadari bahwa kesehatan usus sangatlah penting karena salah satu anggota tubuh ini benar-benar berperan bagi kesehatan keseluruhan tubuh manusia.

Penjualan Yakult juga sangat totalitas karena pabrik Yakult memastikan Yakult tetap segar untuk diminum dan sampai ke tangan pelanggan. Salah satu penjualannya dengan membawa sebuah kotak es dengan sepeda untuk menjual produk ini. Murid-murid pun juga menyadari bahwa dengan maketing yang seperti ini, para pekerja Yakult memiliki tingkat kepeduliaan yang tinggi kepada pelanggan.