WeCreativez WhatsApp Support
Our customer support team is here to answer your questions. Ask us anything!
Hi, how can I help?

Pandemi Tidak Membuat Siswa Berhenti Mengasah Talenta

Pada tanggal 28 hingga 30 September 2020, SMI School telah mengadakan kerjasama dengan Messenger Academy. Messenger Academy sendiri adalah pusat pelatihan bakat dan minat anak, tidak hanya untuk anak SD tapi juga dapat diikuti oleh jenjang tingkat sekolah lainnya seperti SMP atau SMA. Di dalam sesi tiga hari ini, anak-anak diminta untuk mengikuti kelas yang mereka sukai. Kelas yang diadakan adalah kelas make up, musik, bahasa korea, desain poster dan masih banyak lagi.  Anak-anak begitu antusias untuk mengikuti kelas-kelas yang mereka sukai dan minati.

Peran guru SMI School pun juga sangatlah penting dalam kegiatan ini. Selama 3 hari sesi ini, para guru membimbing anak-anak dan berusaha untuk membuat anak percaya diri dengan talentanya masing-masing. Ternyata minat setiap anak dapat dilatih dan ditemukan sejak mereka dini. Dengan kegiatan Messenger Academy ini, anak akan diminta untuk aktif bertanya dan dapat mengambil kesimpulan dari apa yang mereka pelajari.  Demgan adanya aktivitas atau praktek secara langsung, anak akan semakin mengeksplorasi talenta yang ia punya. Seperti contoh anak yang mengikuti kelas public speaking, maka anak tersebut akan belajar di depan cermin untuk dapat melihat ekspresi wajah serta cara berbicaranya.

 

Coach Messenger Academy pun juga selalu update informasi kemampuan dari anak-anak SMI School. Informasi ini dapat membangun pondasi serta memupuk kemampuan belajar dari anak-anak. Di dalam kegiatan 3 hari ini, para coach membuat banyak tampilan menarik untuk mempresentasikan kelas yang mereka pegang. Hal ini dilakukan agar anak-anak dapat memahami dan mendapatkan pengalaman yang menarik dalam belajar. Secara tidak langsung anak dapat belajar dan bermain. Setelah 3 hari sesi ini berlangsung, anak-anak yang mengikuti kelas Messenger Academy diberikan tugas oleh masing-masing coach untuk membuat karya semenarik mungkin dan di upload di Instagram. Semua anak pun membuat karya terbaik mereka dan banyak orang tua yang juga senang karena anak-anaknya dapat memahami ilmu yang mereka dapatkan selama tiga hari.