WeCreativez WhatsApp Support
Our customer support team is here to answer your questions. Ask us anything!
Hi, how can I help?

Category: Articles

Mengenal Metode Pembelajaran Montessori Untuk Anak

Montessori adalah metode pembelajaran yang mulai dikenal dari seseorang bernama Maria Montessori. Metode pembelajaran ini ditemukan sekitar 100 tahun lalu dan dianggap metodenya memiliki cara cukup yang berbeda dari metode-metode pembelajaran lainnya. Maria Montessori merupakan pelajar dari sekolah kedokteran di tahun 1869 dan menjadi dokter wanita di Italia.  Dikarenakan pekerjaan ini maka beliau sering bertemu dengan anak kecil dan sejak itulah Montessori ingin masuk ke dalam dunia pendidikan dan mengembangkan metode pembelajaran ini. Metode pembelajaran ini membuat anak memiliki perkembangan dengan membuat anak bergerak aktif dan menyerap pelajaran yang ada di sekitarnya. Metode ini juga membantu anak belajar untuk mengoreksi diri dan membuat anak sadar bahwa ia harus segera memperbaikinya tanpa guru harus memberitahukan dimana letak kesalahannya.

 

Metode ini sebenarnya hampir sama dengan metode pembelajaran biasanya namun yang menjadi pembedanya adalah mereka lebih diajarkan mandiri dan membuat anak untuk mengerti semua hal. Metode ini membuat  anak-anak akan belajar kebiasaan mereka setiap hari dan dengan metode ini akan disediakan berbagai macam permainan yang mendidik anak-anak. Walau terlihat sebagai metode yang bebas dan tidak memiliki aturan, namun sebenarnya metode ini mempunyai tujuan dan anak bisa memilih sesuai dengan yang ia suka serta sesuai dengan usianya.

Metode ini secara tidak langsung membuat anak-anak memiliki keinginan belajar yang tinggi dikarenakan perasaan ingin tahu yang tinggi dan membuat anak dapat bereksplorasi untuk menemukan apa yang mereka inginkan. Namun tetap saja aka nada aturan dalam metode ini dimana mereka harus menggunakan peralatan di kelas dengan teratur, boleh berbicara saat kelas selama tidak menggangu teman lainnya. Metode ini bisa Anda terapkan di rumah dan diharapkan anak dapat menikmati metode ini. Anda juga dapat bertanya kepada para ahli dalam metode pembelajaran ini agar ketika mengajari anak dengan metode ini, Anda pun dapat tepat sasaran, menghasilkan anak yang memiliki kualitas yang baik, memiliki keinginan yang tinggi dan menjadi pribadi yang mandiri.

Rekomendasi Game Edukasi Untuk Anak Di Masa Pandemi

Bagi orang tua yang bingung untuk mengajak anak mengisi waktu luang, Anda dapat memberikan beberapa permainan untuk membantu anak belajar serta bermain

  1. Game tebak kata

Game tebak kata adalah game sederhana yang dapat menjadi pilihan game edukasi untuk anak. Anda dapat memilih beberapa kata dan Anda dapat memperagakan kata tersebut, lalu biarkan anak menjawab. Jika anak berhasil menebak, Anda dapat bergantian dengan anak untuk memperagakan dan menebak kata. Game ini dapat membuat anak tidak stress untuk belajar dan dapat mengurangi stress dalam dirinya. Permainan ini dapat dilakukan saat offline maupun online dan dapat membantu anak-anak untuk menambah kosakata.

  1. Game membaca jam

Game yang kedua adalah game edukasi yang sangat cocok bagi anak SD. Permainan ini digunakan untuk membantu anak-anak bisa berhitung dan memahami waktu. Anda dapat menyediakan lima gambar jam dengan waktu yang berbeda atau Anda dapat menuliskan angka jam dan minta anak Anda untuk menggambar jam yang sesuai dengan waktu yang Anda tulis.

 

  1. Game Menyelesaikan Masalah

Game edukasi tidak hanya sekedar belajar mata pelajaran di sekolah, tetapi anak dapat bermain game yang memiliki tujuan untuk memecahkan masalah. Contoh game edukasi yang menceritakan tentang tokoh yang terjebak dalam masalah dan anak Anda dapat belajar memberi jawaban atau cara untuk menyelesaikan game tersebut. Game edukasi ini dapat membuat anak mandiri dalam memecahkan masalah dan punya banyak hal positif lainnya dan membuat anak Anda untuk tidak kecanduan bermain gadget.

 

  1. Game mengubah kosakata bahasa Indonesia menjadi bahasa Inggris

Salah satu game yang dapat dimainkan oleh banyak orang dan berbagai tingkatan adalah permainan yang mengubah kosakata bahasa Indonesia menjadi bahasa Inggris. Anda bisa membuat beberapa kata atau cerita sendiri untuk memulai permainan. Permainan ini sangat bagus untuk anak karena dapat mengajari anak berbahasa Inggris serta dapat berimajinasi ketika membuat cerita. Hal positif lainnya adalah dapat melatih anak untuk memahami kosakata baru dalam bahasa Inggris.

Bantu Anak Agar Tidak Cemas Menjalani New Normal

Pandemi yang terjadi di seluruh belahan dunia membuat semua orang mengubah gaya hidupnya, termasuk anak-anak kita. Seperti lebih sering mencuci tangan, menjaga jarak satu dengan yang lain, dan melakukan kegiatan belajar mengajar di rumah. Perubahan yang cepat ini menyebabkan banyak kecemasan dan ketakutan. Beberapa anak pun juga dapat merasakan hal yang sama.

Oleh karena itu, berikut adalah beberapa tips untuk membantu anak agar tidak cemas menjalani New Normal.

  1. Membiarkan anak bercerita tentang kecemasannya

 

Mempunyai rasa cemas di masa seperti ini adalah hal yang sangat wajar. Jika anak memiliki kecemasan, orangtua wajib untuk menyediakan tempat untuk anak dapat bercerita. Beritahukan kepada anak-anak bahwa mereka tidak menghadapi kecemasannya sendiri dan tanggapilah anak dengan kata-kata yang menenangkannya.

  1. Memberikan contoh yang baik kepada anak

“Buah jatuh tidak jatuh dari pohonnya.” Seperti pepatah yang sering kita dengar, pepatah tersebut juga dapat mencerminkan bahwa anak akan melakukan hal yang sama seperti yang dilakukan oleh kedua orangtuanya. Selama masa pandemi ini, orangtua wajib memberikan contoh yang baik kepada anak seperti rajin mencuci tangan, tidak berpergian terlalu sering, memakai masker, dan hal lainnya yang dibutuhkan.

  1. Mengajak anak untuk olahraga ringan

Walaupun di rumah, olahraga dapat dilakukan dengan anak dan dapat menjaga kebugaran tubuh. Tidak perlu olahraga berat, olahraga seperti stretching, bersepeda, dan olahraga ringan lainnya dapat dilakukan bersama. Olahraga pun memiliki manfaat lainnya seperti bisa quality time dengan anak.

  1. Mengajak anak untuk tidak lupa berdoa

Berdoa mendekatkan diri kepada Tuhan adalah hal yang wajib dilakukan oleh kita semua. Walau mengalami masa pandemi, kita dapat merasakan dampak positifnya yaitu kita memiliki lebih banyak jam doa dan dapat mengajak si kecil untuk berdoa. Anda dapat mengajari anak untuk memimpin doa sebelum makan atau sebelum tidur, sehingga dapat melatih anak untuk berani menyampaikan apa yang menjadi harapannya.

 

Itulah beberapa tips untuk membantu anak agar tidak cemas dalam menjalani New Normal ini.

Penyebab daya tahan tubuh anak menurun

 

Daya tahan tubuh atau biasa disebut sistem imun sangatlah penting untuk menjaga daya tahan tubuh pada anak. Hal ini dikarenakan sistem imun berguna untuk menjaga tubuh dari serangan virus atau bakteri yang menyebabkan berbagai macam penyakit. Namun terkadang orangtua jarang mengetahui bahwa sistem imun anaknya terkadang menurun. Berikut adalah beberapa faktor yang dapat membuat sistem imun menurun.

  1. Terlalu banyak mengosunsumi makanan atau minuman yang mengandung garam dan gula

 

Penelitian mengatakan bahwa terlalu banyak mengonsumsi garam berlebih akan membuat ginjal mengeluarkan efek domino, yaitu kurangnya kemampuan tubuh melawan infeksi yang disebabkan oleh bakteri. Sedangkan apabila anak mengonsumsi gula berlebih dapat menurunkan kemampuan sel imun yang seharusnya dapat melawan bakteri yang masuk ke tubuh manusia.

Informasi anjuran konsumsi gula dan garam dalam satu hari :

  • Usia 4 hingga 6 tahun : 3 gram garam
  • Usia 7 hingga 10 tahun : 5 gram gara,
  • Usia 2 hingga 18 tahun : kurang dari 25 gram gula
  1. Kurang aktif berolahraga

Di zaman yang serba modern ini banyak anak-anak yang kecanduan dalam bermain game dan tidak bergerak aktif. Padahal jika anak bergerak aktif maka sistem imun akan meningkat dan membentuk antibody. Mulailah mengajak anak untuk setidaknya berjalan kaki di dalam rumah selama 20 menit dan lakukan empat kali dalam seminggu untuk menjaga daya tahan tubuh anak.

  1. Kurangnya jam tidur

Tidur adalah hal yang penting untuk menjaga daya tahan tubuh. Jika anak tidak tidur sesuai waktu normal maka anak dapat rentan terserang penyakit seperti flu.

  1. Kurang asupan serat

 

Serat memiliki fungsi untuk menjaga pencernaan menjadi baik dan membantu keseimbangan bakteri baik di dalam usus yang dapat menambah sistem imun pada anak. Tentu saja untuk mendapatkan sumber serat, Anda dapat memberi menu makanan dan gizi yang seimbang kepada anak. Nutrisi ini dapat melindungi anak dari virus dan bakteri serta memperkuat antibodi sehingga membuat anak menjadi jarang sakit.

Cegah Anak Sakit Saat Liburan Panjang

Liburan panjang adalah waktu tepat untuk mengasah anak dengan kegiatan lainnya selain belajar di sekolah sekaligus melakukan kegiatan yang menyenangkan. Oleh sebab itu, sebagian anak akan tetap aktif melakukan aktivitas walaupun sedang tidak bersekolah. Melakukan kegiatan di rumah membuat anak bergerak lebih aktif dan  tubuh anak menjadi mudah lelah serta butuh perlindungan ekstra.

Selain anak akan cepat lelah, liburan bisa dapat membuat anak stress jika tidak melakukan kegiatan yang menarik. Berikut adalah tips mencegah anak jatuh sakit saat liburan panjang.

  1. Mengajari anak membiasakan cuci tangan

Bermain di tempat yang kotor, bersalaman dengan saudara atau pergi ke tempat wisata tertentu dapat mengakibatkan adanya virus atau bakteri yang akan menyerang anak. Agar virus dan bakteri tersebut tidak menyerang tubuh anak, Anda dapat mengajari anak untuk terbiasa mencuci tangan yang kotor. Ajarilah anak untuk mencuci tangan dengan benar dan biasakan hal ini sedari dini agar anak terbiasa melakukan kebiasaan yang sehat.

  1. Minum cukup air

 

Setelah mencuci tangan, tahap selanjutnya untuk mencegah anak jatuh sakit adalah mencukupi kebutuhan minum agar tidak dehidrasi. Ingatkan anak untuk membawa botol air setiap akan keluar dan beraktivitas bersama dengan teman-teman ataupun saudaranya.

  1. Makan dengan baik

 

Makanan menjadi sumber energi yang baik untuk anak dalam melakukan kegiatan yang ia lakukan di rumah maupun di luar rumah. Terlebih lagi, Anda harus mengingatkan anak Anda untuk tidak menunda makan dan porsinya cukup untuk anak Anda.

  1. Tidur cukup dan buat si kecil tidak stress

 

Untuk membuat sistem imun menjadi kuat, pastikan anak cukup tidur. Meskipun liburan sekolah, Anda harus ingatkan agar anak tidak tidur terlalu malam karena akan membuat jam tidur menjadi berantakan dan kualitas tidur menjadi buruk.

Lalu jangan lupa untuk menghabiskan liburan dengan hal-hal menyenangkan seperti jalan-jalan ke taman, belajar dan bermain di museum atau makan bersama dengan anak untuk mempererat hubungan Anda juga dengan anak.